DARUSSALAM: Doa
Tampilkan postingan dengan label Doa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Doa. Tampilkan semua postingan

13 Sep 2017

KUMPULAN DOA SESUAI DENGAN AL-QUR'AN DAN AL-HADIST



Banyak buku do’a yang tersebar di tengah masyarakat Islam. Ada yang berpedoman dengan ajaran Al-Qur’an, Sunnah, atau lainnya. Kadang masyarakat awam tidak dapat membedakan antara do’a yang sejalan dengan ajaran Nabi Saw dan mana yang tidak. Sedangkan do’a yang tidak berdasarkan ajaran Nabi Saw, ada yang berbau syirik, menyesatkan dan terkadang dapat menghapus aqidah Islam secara total.


Kumpulan doa berikut ini merupakan doa-doa yang tidak diragukan keshahihannya karena bersumberkan Al-Quran dan Hadits, dua sumber utama ajaran Islam.

Free E-Book kumpulan doa berupa file pdf berisi tidak kurang dari 120 doa harian Muslim, mulai doa bangun tidur hingga beberapa adab dan kebaikan doa. Dibahas pula Keutamaan Doa & Dzikir.

1    Bacaan ketika bangun dari tidur 
2    Do’a ketika mengenakan pakaian
3    Do’a mengenakan pakaian baru
4    Do’a untuk orang yang mengenakan pakaian baru
5    Bacaan ketika menaggalkan pakaian
6    Doa masuk WC
7    Doa keluar dari WC
8    Bacaan sebelum wudhu’
9    Bacaan setelah wudhu’
10    Bacaan ketika keluar rumah
11    Bacaan apabila masuk rumah
12    Do’a pergi ke masjid
13    Do’a masuk masjid
14    Do’a keluar dari masjid
15    Bacaan ketika mendengar adzan
16    Do’a istiftah
17    Do’a ruku’
18    Do’a bangun dari ruku’
19    Do’a sujud
20    Do’a duduk antara dua sujud
21    Do’a sujud tilawah
22    Tasyahud
23    Membaca shalawat Nabi  setelah tasyahud
24    Do’a setelah tasyahud akhir sebelum salam
25    Dzikir setelah shalat
26    Do’a shalat istikharah
27    Dzikir pagi dan petang
28    Dzikir menjelang tidur
29    Do’a jika terbangun pada malam hari
30    Do’a apabila ada yang menakutkan dalam tidur
31    Apa yang dilakukan jika bermimpi buruk
32    Do’a qunut witir
33    Dzikir setelah salam shalat witir
34    Do’a saat gundah dan berduka
35    Do’a untuk kesedihan yang mendalam
36    Do’a saat bertemu musuh dan penguasa
37    Do’a saat takut menghadapi  penguasa dzalim
38    Do’a atas musuh
39    Do’a saat takut terhadap suatu kaum/ kelompok
40    Do’a bagi yang mengalami keraguan dalam iman
41    Do’a agar dapat melunasi hutang
42    Do’a saat ragu dalam shalat dan bacaannya
43    Do’a orang yang mengalami kesulitan
44    Ucapan orang yang melakukan dosa
45    Do’a mengusir setan dan bisikannya
46    Do’a saat mengalami sesuatu yang tidak diinginkan
47    Ucapan bagi orang yang mendapatkan kelahiran dan jawabannya
48    Do’a perlindungan bagi anak
49    Do’a kepada orang yang sakit
50    Keutamaan mengunjungi orang sakit
51    Do’a orang sakit yang tidak bisa sembuh
52    Membimbing (talqin) orang yang sekarat
53    Do’a saat terkena musibah
54    Do’a saat memejamkan mata mayat
55    Do’a shalat jenazah
56    Do’a untuk mayat anak kecil 
57    Do’a ta’ziah
58    Bacaan saat memasukkan mayat ke liang kubur
59    Do’a setelah mayat dimakamkan
60    Do’a ziarah kubur
61    Do’a apabila ada angin ribut 
62    Do’a saat mendengar petir
63    Do’a untuk minta hujan
64    Do’a apabila hujan turun
65    Bacaan setelah hujan turun 
66    Do’a agar hujan berhenti
67    Do’a melihat bulan sabit 
68    Do’a ketika berbuka bagi orang yang berpuasa
69    Do’a sebelum makan
70    Do’a setelah makan
71    Do’a tamu untuk orang yang menjamu makan
72    Do’a untuk orang yang memberi minum
73    Do’a apabila berbuka di rumah orang lain
74    Do’a orang yang berpuasa apabila diajak makan
75    Ucapan orang yang puasa bila dicaci 
76    Do’a apabila melihat permulaan buah
77    Do’a ketika bersin
78    Bacaan bila orang kafir bersin kemudian memuji Allah
79    Do’a kepada pengantin
80    Do’a pengantin kepada dirinya 
81    Do’a sebelum bersetubuh
82    Do’a ketika marah
83    Do’a apabila melihat orang yang mengalami cobaan
84    Bacaan dalam majelis
85    Do’a pelebur dosa majelis
86    Do’a kepada orang yang berkata: Ghafarallaahu laka
87    Do’a untuk orang yang berbuat kebaikan padamu
88    Cara menyelamatkan diri dari Dajjal
89    Do’a kepada orang berkata: Aku mencintaimu karena Allah
90     Do’a kepada orang yang menawarkan hartanya untukmu 
91    Do’a untuk orang yang meminjami ketika membayar hutang
92    Do’a agar terhindar dari syirik 
93    Do’a untuk orang yang mengatakan: Baarakallahu fiika 
94    Do’a menolak firasat buruk / sial 
95    Do’a naik kendaraan
96    Do’a bepergian
97    Do’a masuk desa atau kota
98    Do’a masuk pasar
99    Do’a apabila binatang tunggangan tergelincir
100    Do’a musafir kepada orang yang ditinggalkan
101    Do’a orang mukim kepada musafir
102    Takbir dan tasbih dalam perjalanan
103    Do’a musafir ketika menjelang Subuh
104    Do’a apabila mendiami suatu tempat, baik dalam bepergian atau tidak
105    Do’a apabila pulang dari bepergian
106    Bacaan apabila ada sesuatu yang menyenangkan atau menyusahkan
107    Keutamaan membaca shalawat
108    Menyebarkan salam
109    Apabila ada orang kafir mengucapkan salam
110    Petunjuk ketika mendengar kokok ayam dan ringkikan keledai
111    Petunjuk apabila mendengar anjing menggonggong
112    Mendo’akan kepada orang yang anda caci
113    Apabila memuji temannya 
114    Bacaan bila dipuji orang
115    Bacaan talbiyah
116    Bertakbir pada setiap datang ke rukun Hajar Aswad
117    Do’a antara rukun Yamani dan Hajar Aswad
118    Bacaan ketika di atas bukit Shafa dan Marwah
119    Do’a pada hari Arafah
120    Bacaan di Masy’aril Haram 
121    Bertakbir pada setiap melempar Jumrah
122    Bacaan ketika kagum terhadap sesuatu
123    Yang dilakukan bila ada sesuatu yang menggembirakan
124    Bacaan dan perbuatan apabila  merasa sakit pada anggota badan
125    Bacaan apabila takut mengenai sesuatu dengan matanya
126    Bacaan ketika takut
127    Bacaan ketika menyembelih kurban
128    Bacaan untuk menolak gangguan setan
129    Istighfar dan taubat
130    Keutamaan tasbih, tahmid, tahlil dan takbir
131    Bagaimana cara Nabi Saw membaca tasbih
132    Beberapa adab dan kebaikan

26 Okt 2015

DISUNAHKAN MENCARI BERKAH DOA ORANG YANG PULANG HAJI


Sudah menjadi tradisi bertamu ke rumah mereka yang baru pulang dari tanah suci untuk mohon didoakan dan juga meminta cinderamata yang dalam baha Blitar disebut ''Ziarah Haji''. Bahkan seringkali keluarga maupun tetangga mementingkan penyambutan dan berebut bersalaman lebih dahulu, dengan alasan tabarrukan do'a, setelah itu biasanya pihak tuan rumah memberi hidangan kepada para tamu.

Nah, apakah Ziarah Haji itu ada tuntunannya? karena dalam Ziarah Haji itu terdapat 2 unsur yaitu Meminta Do'a dan menghidangkan makanan bagi tuan rumah maka kita bahas satu persatu.

1. Meminta Do'a Kepada orang yang Baru Pulang Haji

Meminta do'a kepada yang baru pulang haji sudah tepat karena dianjurkan (disunnahkan) bagi orang yang haji untuk memohonkan ampun (do’a maghfiroh) kepada orang lain.

Mereka yang baru datang dari tanah suci untuk melaksanakan ibadah haji bagaikan seorang bayi yang baru dilahirkan, masih suci dari dosa-dosa.

Oleh karena itu, do’a dan permohonannya memiliki nilai lebih. Karena kesuciannya itulah posisinya dianggap lebih dekat kepada Allah. Dan diharapkan do’a-do’anya akan terkabulkan.

Sebagain ulama berkata bahwa kondisi tersebut (kemakbulan do’a) dapat bertahan sebelum orang tersebut masuk ke dalam rumahnya. Namun ada yang mengatakan kondisi tersebut akan bertahan hingga empat puluh hari.

Hal ini diterangkan dalam Hasyiyatul Jamal:

 وفيه أيضا مانصه ويندب للحاج الدعاء لغيره بالمغفرة وان لم يسأله ولغيره سؤاله الدعاء بها وفى الحديث (اذا لقيت الحاج فسلم عليه وصافحه ومره أن يدعولك فانه مغفور له) قال العلامة المناوى ظاهره أن طلب الاستغفار منه مؤقت بما قبل الدخول فان دخل فات لكن ذكر بعضهم انه يمتد أربعين يوما من مقدمه وفى الإحياء عن عمر رضي الله عنه أن ذلك يمتد بقية الحجة والمحرم وعشرين يوما من ربيع الأول.

… dan dianjurkan (disunnahkan) bagi para haji untuk memohonkan ampun (do’a maghfiroh) kepada orang lain, walaupun mereka tidak memintanya. Demikian pula bagi mereka (yang tidak berangkat haji) agar meminta untuk dido’akan. Hal ini berdasar pada hadits Rasulullah saw “apabila kalian berjumpa dengan haji (orang yang pulang dari melaksanakan ibadah haji) maka salamilah dia dan jabatlah tangannya dan mintalah agar didoakan olehnya, karena doanya akan mengampunimu” Al-allamah al-Munawi berkata bahwa permitaan doa kepada haji ini sebaiknya dilakukan selama haji itu belum memasuki rumah.

Tetapi sebagian ulama mengatakan bahwa permintaan do’a ini dapat dilakukan hingga 40 hari sepulangnya dari rumah. Dalam kitab Ihya’ Ulumuddin diterangkan berdasakan cerita dari sahabat Umar ra. Keadaan ini dapat diberlangsungkan hingga akhir bulan Dzulhijjah, Muharram dan dua puluh hari Rabiul Awwal.

2. Menghidangkan Makanan kepada para tamu

Memberi hidangan kepada para tamu adalah shadaqah, selain itu seorang yang telah melaksanaknan haji disunnahkan mengadakan tasyakuran dengan menyembelih sapi atau unta.

Hal ini sebenarnaya bukanlah semata-mata tradisi belaka tetapi juga mengandung unsur ibadah yang jelas ada rujukan dalilnya sebagaimana ditrangkan dalam al-fiqh al-wadhih min al-kitab wa al-sunnah 

يستحب للحاج بعد رجوعه الى بلده ان ينحر جملا او بقرة او يذبح شاة للفقراء والمساكين والجيران والاخوان تقربا الى الله عز وجل كما فعل النبي صلى الله عليه وسلم 

Disunnahkan bagi orang yang baru pulang dari haji untuk menyembelih seekor onta, sapi atau kambing (untuk diberikan) kepada fakir, miskin, tetangga, saudara. (hal ini dilakukan) sebagai bentuk pedekatan diri kepada Allah Azza wa Jalla, sebagaimana yang telah diamalkan oleh Nabi saw. 
Dalil ini berdasar pada hadits Rasulullah saw:

عن جابر بن عبد الله رضى الله عنهما أن النبي صلى الله عليه وسلم  لما قدم المدينة نحر جزورا اوبقرة

Dari Jabir bin Abdullah ra. bahwa ketika Rasulullah saw datang ke Madinah (usai melaksanakan ibadah haji), beliau menyembelih kambing atau sapi. 


Dari beberapa keterangan di atas, dapat disimpulkan bahwa Ziarah Haji atau berburu doa kepada orang yang baru pulang haji dan menghidangkan makanan bagi tuan rumah merupakan suatu ibadah sunnah yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW.

Wallahu a'lam.

Jama'aha: Hamim Mustofa Nerashuke
Blitar, 24 Oktober 2015 

diteruskan dari : http://www.ngaji.web.id

15 Okt 2015

INILAH LAFAL DOA AWAL TAHUN


Mengawali tahun baru dengan doa, tidak ada buruknya. Bahkan dianjurkan betul. Apalagi kalau memang ada doa khusus awal tahun. Pasalnya banyak harapan yang akan kita ajukan kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Permohonan rahmat, lindungan, keselamatan, kelapangan rezeki, jodoh, karir, wafat husnul khatimah, dan seterusnya.
<>
Mufti Jakarta abad 19-20 Habib Utsman bin Yahya dalam kitab Maslakul Akhyar menyebutkan doa awal bulan Muharram. “Yakni, doa masuknya tahun baru, dibaca tiga kali,” kata Habib Utsman. Berikut ini lafal doanya.

اَللَّهُمَّ أَنْتَ الأَبَدِيُّ القَدِيمُ الأَوَّلُ وَعَلَى فَضْلِكَ العَظِيْمِ وَكَرِيْمِ جُوْدِكَ المُعَوَّلُ، وَهَذَا عَامٌ جَدِيْدٌ قَدْ أَقْبَلَ، أَسْأَلُكَ العِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِه، وَالعَوْنَ عَلَى هَذِهِ النَّفْسِ الأَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ، وَالاِشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِيْ إِلَيْكَ زُلْفَى يَا ذَا الجَلَالِ وَالإِكْرَامِ

Tuhanku, Kau yang Abadi, Qadim, dan Awal. Dan atas karunia-Mu yang besar dan mulia kemurahan-Mu, Kau menjadi pintu harapan. Tahun baru ini sudah tiba. Aku berlindung kepada-Mu dari bujukan Iblis dan para walinya di tahun ini.

Aku pun meminta tolong-Mu dalam mengatasi nafsu yang kerap mendorongku berlaku jahat. Kepada-Mu, aku meminta aktivitas keseharian yang mendekatkanku pada rahmat-Mu. Wahai Tuhan Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan.

Memang tidak ada ketentuan kapan doa ini harus dibaca. Memang baiknya doa ini dibaca seusai melaksanakan sembahyang Maghrib pada malam pertama bulan Muharram. Semoga doa ini meringankan langkah kita menuju kebaikan dunia dan akhirat, sekurangnya setahun ke depan.

Alangkah baiknya kalau doa ini diiringi dengan amalan lainnya seperti puasa, khataman, sema’an Al-Quran, sedekah, atau aksi positif lainnya. Wallahu a’lam. (Alhafiz K, NU Online)

Ad Placement